EXCERCISE SISTEMA KOORDINASI

1. Sel saraf yang sifatnya membawa rangsangdari pusat saraf menuju alat-alat panca indra disebut ….
a. neuron
b. motorik
c. sensorik
d. ganglion
e. sensibel

2. Saraf parasimpatetik berpengaruh terhadap aktivitas beberapa organ tubuh,kecuali ….
a. kontraksi pembuluh darah
b. pengecilan pupil
c. peningkatan sekresi kelenjar saliva
d. pengecilan bronkus
e. kontraksi dinding usus

3. Urutan jalan rangsangan pada busur refleks mengikut pola ….
a. reseptor – serabut saraf sensorik – saraf tulang belakang – serabut saraf motorik –efektor
b. reseptor – serabut saraf motorik – saraf tulang belakang – serabut saraf sensorik –efektor
c. reseptor – saraf tulang belakang – serabut saraf sensorik – serabut sarafmotorik – efektor
d. reseptor – serabut saraf sensorik – otak – serabut saraf motorik – efektor
e. reseptor – serabut saraf sensorik- serabut saraf motorik – konektor –efektor

4. Dari berbagai macam hormon yang anda kenal, ada di antaranya yangdihasilkan oleh pankreas, yaitu ….
a. tripsin
b. erepsin
c. insulin
d. amilase
e. pepsin

5. Adrenalin adalah hormon yang berfungsi ….
a. mengatur metabolisme
b. memengaruhi kerja hormon lainnya
c. merangsang kerja usus
d. mengatur metabolisme senyawa fosfat
e. menurunkan tekanan darah

6. Hormon yang mengatur terhadap pematangan ciri seks sekunder adalah ….
a. aldosteron
b. epineprin
c. tiroksin
d. testosteron
e. insulin

7. Berikut adalah beberapa jenis hormon yang dihasilkan oleh manusia.
1. Adrenalin
2. Insulin
3. Estrogen
4. Tiroksin
5. Progesteron
6. Testosteron
7. Prolaktin
8. Gastrin
Hormon-hormon yang berperan dalam kegiatan reproduksi adalah ….
a. 1, 3, 4
b. 2, 5, 7
c. 3, 6, 8
d. 4, 6, 8
e. 3, 5, 6

8. Tumbuhnya kumis dan membesarnya suara pada pria remaja dipengaruhihormon. Peranan hormon dalam peristiwa di atas ….
a. memengaruhi pertumbuhan
b. mengatur kegiatan alat-alat tubuh
c. memengaruhi tumbuhnya sifat kelamin sekunder
d. memacu pemasakan spermatozoid
e. memengaruhi daya tahan tubuh

9. Uji refleks sering dilakukan dengan cara memukulkan benda lunakperlahan-lahan ke bagian bawah tempurung lutut sehingga secara tidak sadartungkai bawah bergerak ke depan. Busur refleks yang menghasilkan gerakan itumempunyai jalur sebagai berikut ….
a. lutut – saraf motorik – sumsum tulang belakang- saraf sensorik- kaki
b. lutut – saraf sensorik- sumsum tulang belakang- saraf motorik – kaki
c. lutut – saraf sensorik- otak – saraf motorik – kaki
d. lutut – saraf motorik – otak – saraf sensorik- kaki
e. lutut – saraf sensoris konektor menyilang – saraf motorik kaki

10. Kelainan mata yang dapat diatasi dengan menggunakan kacamata lensacekung adalah ….
a. miopi
b. hipermetropi
c. presbiopi
d. emetropi
e. trakoma

11. Perhatikan penampang mata berikut ini.



Bagian yang peka terhadap cahaya adalah ….
a. 1 dan 2
b. 3dan 4
c. 5 dan 6
d. 7
e. 9

12. Kelenjar endokrin ikut menentukan ciri-ciri fungsional organismeterutama yang menyangkut fungsi berikut, kecuali…..
a. nutrisi
b. respirasi
c. ekskresi
d. regulasi
e. iritabilitas

13. Hormon yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusiaadalah…..
a. parathormon
b. adrenalin
c. kortison
d. tiroksin
e. oksitoksin

14. Metabolisme kalsium diatur oleh hormon yang dihasilkan kelenjar….
a. anak gondok
b. anak ginjal
c. gondok
d. timus
e. pankreas

15. Salah satu cacat tubuh akibat kekurangan hormon adalah kretinisme.Defisiesi hormon yang menyebabkan kretinisme tersebut adalah ….
a. hipofisis
b. prolaktin
c. tiroksin
d. paratiroid
e. somatotrop

16. Penderita penyakit gondok disebabkan oleh ….
a. rusaknya sistem indra
b. kekurangan vitamin E pada gizinya
c. virus
d. kekurangan yodium
e. bakteri

17. Jika orang sedang marah, jantungnya berdebardebar, pernapasan lebih cepat, dangerakan-gerakannya serba cepat. Hal tersebut disebabkan pengaruh hormon…..
a. insulin
b. sekskretin
c. adrenalin
d. tiroksin
e. asetilkolin

18. Hormon yang merangsang pengeluaran getah pankreas adalah ….
a. sekretin
b. kolesistokinin
c. gastrin
d. somatrotopin
e. epineprin

19. Apa yang akan terjadi dalam organ hati apabila kadar gula dalam tubuhterlalu tinggi, maka hati akan bertugas….
a. mengeluarkan hormon insulin untuk menurunkan kadar gula dalam darah
b. mengeluarkan hormon adrenalin untuk menurunkan kadar gula dalam darah
c. menyimpan gula dalam bentuk glikogen (gula otot)
d. mengubah gula menjadi bilirubin
e. menyimpan gula dalam biliverdin

20. Lapisan luar pada mata merupakan tempat terdapatnya….
a. retina
b. koroid
c. sklera
d. kornea
e. pupil

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
  1. Terangkan oleh Anda apa yang mendasari perbedaan dan persamaan cara kerjasistemregulasi antara sistem saraf dan sistem hormon, buatlah dalam tabel.
  2. Sebutkan tiga lapisan selaput pembungkus otak. Penyakit apa yang dapatterjadi pada selaput ini?
  3. Jelaskan mekanisme penjalaran impuls pada refleks.
  4. Jelaskan tiga contoh gangguan pada sistemhormon.
  5. Dalam beberapa kasus, kita sering mendengar seseorang yang selalu mencarisensasi dari kegiatan-kegiatan yang menegangkan, seperti melompat dariketinggian atau berperahu di arus deras.
  • Dari beberapa contoh kejadiantersebut, dapatkah Anda mencoba menganalisis apa penyebab seseorang melakukandan menyenangi kegiatan-kegiatan seperti itu?
  • Mekanisme apa yang menurut Andamembuat seseorang kadangkala ketagihan dengan aktivitasnya tersebut?
Kunci Jawaban
A.Pilihan ganda
  1. b
  2. 3.a
  3. 5.a
  4. 7.e
  5. 9.b
  6. 11.d
  7. 13.a
  8. 15.c
  9. 17.c
  10. 19.c

Essay

Persamaan Syaraf dan hormon
  • Dipicu oleh keadaan lingkungan luar tubuh atau dalam tubuh
  • Mengatur kerja suatu organ atau jaringan
  • Bekerja untuk mengatur koordinasi tubuh
  • Perbedaan Sistem Saraf
  • Menggunakan penjalaran implus
  • Reaksi cepat
  • Penjalaran pada sel-sel saraf
Gerak refleks
  • Penjalaran impuls pada gerak refleks tidak melalui otak, tetapi melaluisumsum tulang.
  • Ketika reseptor menerima rangsang refleks, implus menjalarmelalui saraf sensorik -sistem saraf tulang belakang – saraf motorik – menujuefektor, misalnya otot.
  • Kerja ini tidak disadari.
Hormon Adrenalin
  • Hal tersebut berkaitan dengan kerja hormon adrenalin.
  • Kegiatan-kegiatanseperti terjun payung dan melompat dari ketinggian membuat kelenjar adrenalinmenyekresikan hormon adrenalin.
  • Hormon adrenalin membuat jantung berdetakkencang.
  • Kadar gula darah naik, dan metabolisme tubuh naik.
  • Hal ini bagisebagian orang merupakan sensasi yang menyenangkan sehingga orang tersebutingin merasakannya berulang-ulang.


Hormon adalah bahan kimia pembawa sinyal. Hormon dibentukdalam sel2 khusus, yg terdapat di dlm kelj. endokrin yang nantinya akandisekresikan ke dalam darah & oleh darah dan disalurkan ke organ2 target.Di organ target hormon akan menjalankan fungsinya baik secara fisiologis maupunbiokimia. Yang dimaksud dengan sel target adalah semua sel yang memberi responterhadap adanya hormon baik yang bisa dideteksi maupun yang tidak dapatdideteksi secara fisiologis atau biokimia.
Fungsi hormon diantaranya:
  1. Integrasi fungsi-fungsi tubuh
  2. Mempertahankan homeostasis tubuh, hormon akanmendeteksi dan memberi respon terhadap kondisi lingkungan contohnya, pada selkanker, hormon akan memberi sinyal bahwa sel tersebut mengalami kerusakan.
  3. Mengaktifkan atau menghambat proses metabolisme
  4. Berperan pada proses reproduksi, pertumbuhan sel dandiferensiasi sel
Hormon dapat diklasifikasikan berdasarkan komposisikimia, daya larut, lokasi reseptor, dan sifat sinyal yang digunakan untukperantara kerja hormon dalam sel.

Berdasarkan cara kerjanya, hormondiklasifikasikan menjadi:
  1. Hormon lipofilik, zat prekusornya adalah steroid dankolesterol contohnya: hormon tiroid (T3, T4)
  2. Hormon hidrofilik, zat prekusornya adalah protein(polipeptida)dan asam amino, contohnya: hormon pankreas, katekolamin –epineprin - norepineprin , POMC – ACTH (adrenokortikotropik), α danβ MSH, β danγ Lipotropin, endorfin,CLIP

Kerja hormon secara umum :
  1. Menginduksi sintesis enzim transkripsi- translasi padatingkat inti
  2. Merangsang sintesis enzim pada tingkat ribosom
  3. Mempengaruhi aktivitas enzim secara langsung
  4. Berhubungan dengan transpor spesifik zat yang melintasmembran
  5. Meningkatkan aktivitas adenilat siklase membran

Kerja Hormon
Hormon bekerja hampir sama dengan enzim, yakni menurunkanenergi aktivasi namun pada beberapa sisi hormon berbeda dengan enzim diantaranya:
  1. Hormon dibentuk di organ yang bukan tempat kerjanya
  2. Sebelum kerja hormon terlebih dahulu masuk kesirkulasi darah
  3. Strukturnya tidak selalu protein
  4. Pada organ sasaran diatur oleh 5 faktor

5 faktor itu antara lain
  1. sintesis & sekresinya
  2. diubah menjadi lebih aktif contohnya: hormon insulin
  3. sistem transpor spesifik
  4. reseptor spesifik pada organ sasaran
  5. didegradasi oleh hepar & ginjal

Faktor pengatur kerja hormon di antaranya:
  1. Kecepatan sintesis dan sekresi Hormon oleh dan darikelenjar pembentukannya.
  2. Sistem transpor spesifik yang ada dalam plasma darah
  3. Protein reseptor spesifik yang ada dalam sitosol danmembran sel target
  4. Perubahan-perubahan pada membran atau sitosol selsasaran
  5. cAMP (ion Ca)
Di dalam darah hormon memerlukan transporter agar hormonbisa sapai di sel targetnya, contoh transporter hormon :
  1. Globulin bersifat spesifik contohnya: SHBG, TBG –Thyroxin BG
  2. Albumin dan pre albumin ,bersifat kurang sensitifterutama untuk mengikat ligan yg kecil

Reseptor
  • adalah protein spesifik yang dapat mengenali hormon.
  • Jumlah reseptor dapat berubah-ubah dan berbeda dengan protein transport.
  • Selainjumlahnya, reseptor juga dapat berpindah (bersifat mobil).
  • Dibandingkan denganprotein transport, reseptor memiliki jumlah yang lebih sedikit tetapi memilikiafinitas yang lebih tinggi.
Berdasarkan letaknya hormon dapat dibagi menjadi 2,yakni:
  1. reseptor permukaan sel (ntuk ligan protein)
  2. reseptor intra selularuntuk ligan lemak).
Hormon yang mempengaruhi tumbuh kembang
  1. GH, IGF-I
  2. Tiroid
  3. asam Retinoat
  4. sex steroid seperti androgenik steroid (testosteron),estrogen, dan progesterone

1. Growth Hormon (GH)
Merupakan suatu polipeptidayang dapat merangsangpertumbuhan. Efek GH banyak diperantarai oleh IGF(faktor pertumbuhan miripinsulin) yang dihasilkan oleh sel target sebagai respon pengikatan antara GHdan sel target. GH juga memiliki efek langsung dalam metabolism bahan bakar. Ghdihasilkan oleh hipofisis anterior dan merupakan hormon tropic (hormon yang seltargetnya adalah kelenjar).
Efek GH pada otot
  1. efek lipolitik GH,GH meningkatkan kadar asam lemakbebas dalam darah yang mengalir ke otot sehingga asam lemak cenderung digunakansebagai sumber energi, hal ini secara tidak langsung menurunkan penyerapanglukosa oleh otot, dan akhirnya juga menurunkan proses glikolisis pada otot
  2. Meningkatkan transport asam amino ke dalam sel otot dandapat menghasilkan substrat untuk sintesis protein
  3. Meningkatakan sintesis DNA dan RNA.
  4. Memiliki efek positif pada keseimbangn nitrogen, karenaadanya efek lipolitik GH menyebabkan penghematan protein karena tersedia asamlemak sebagai sumber energi bagi otot.
2. Hormon Tiroid
bersal dari asam amino tirosin dan dihasilkan oleh selasinus tiroid. Sel asinus tiroid mensekresikan 2 bentuk hormon tiroid yakni T3(triidotironin) dan T4 (tetraiodotironin). T3 dan T4 memiliki waktu paruh yangcukup lama karena pengikatan T3 dan T4 ke transporter spesifiknya yakni ThyroidBinding Globulin (TBG). Pada fraksi hormon bebas, T3 memiliki afinitas biologistinggi karena bentuk ini dapat menembus membran sel sasaran. Tiroid didgradasidi hati, ginjal,otot dan jaringan lainnya.
Sekresi tiroid dimulai dengan pembebasan dari proteinbesar triglobulin yang mengandung T3 dan T4 dengan ikatan peptide. Pembebasanini dipengaruhi oleh TSH (thyroid-Stimulating Hormone).
Jika TSH ­ à endositosis Tiroglobulin ke dlm sel asinustiroid à enzim lisosom memutuskan T3 & T4 dr tiroglobulin à T3 & T4keluar menuju darah
Kontrol umpan balik à bentuk T3 darah tinggi à menghambatsekresi TSH agar kdr T3 bebas dlm drh meningkat
Efek tiroid di antaranya:
  1. Mempengaruhi metabolism bahan bakar
  2. Pada otot:
  • pd kdr fisiologis, akan menyebabkan penyerapan glukosaoleh sel otot
  • merangasang pembentukan protein melalui efek stimulasipada ekspresi gen sehingga pertumbuhan otot meningkat.
  • meningkatkan glikolisis otot

3. Vitamin A (Asam Retinoat)  wortel bkn vit A tetapimengandung β karoten (pro vit. A)

  • Memiliki sifat seperti hormon steroid.
  • Fungsinya antaralain:
  1. mendorong p’tumbuhan & diferensiasi normaljaringan epitel
  2. m’optimalkan p’tumbuhan tulang
  3. meningkatkan perkembangan janin
  • bentuk vit A lain diperlukan :
  1. penglihatan
  2. meningkatkan kompetensi sistem imun
  3. sebagai pelindung thdp keganasan tertentu.
Di dalam tubuh vitamin A terdapat dalam 3 bentuk
  1. alkohol - retinol
  2. bentuk saat pengangkutan danpenyerapan dan disimpan sebgai ester retinal di hati. - aldehida retinal
  3. asam - asam retinoat .
  • bersifat seperti hormon steroid
  • berikatan dg reseptor di inti sel sasaran
  • kompleks reseptor-asam retinoat berikatan dengan elemenDNA yg kemudian merangsang transkripsi gen
  • Protein yg dihasilkan oleh gen yg diaktifkan oleh asamretinoat à berperan menimbulkan
efek vit A pd pertumbuhan, diferensiasi, reproduksi danperkembangan janin

Proses perubahn vitamin A dalam tubuh:
Retinol à dioksidasi à retinal (rx reversibel, memerlukanNAD+)  Retinal dioksidasi à asam retinoat (rx ireversibel)

4. Hormon Reproduksi
merupakan hormon steroid (disintesis dr kolesterol) dandisintesis di testis, ovarium dan korteks adrenal. Fungsinya:
1. Pembentukan sperma dan ovum
2. Pembentukan sifat sex sekunder
* Steroid androgenik (Testosteron)
* DHEA - dehidroepiandrosteron
* Estrogen
* Pogesteron (hormon luteal )
Hormon reproduksi dapat dibagi menjadi 2:
1. steroid androgenik
- disintesis di gonad dan korteks adrenal
- tdd : testosteron 95 % dan estrogen
2. steroid progestasional
- sumber utama progestin (senyawa yg berkaitan denganprogesteron)
- disintesis di ovarium dan korteks adrenal

TESTOSTERON
* st ketosteroid – C 19
* disintesis di sel2 leidig testis à berasal drkolesterol
* kolesterol à pregnenolon à androstenedion testosterone
* berfungsi:
– bertanggung jawab menentukan perkembangan seks pria :
- maskulinisasi saluran genitalia internal &eksternal
- perkembangan karakteristik seks sekunder pria (mis.Pertumbuhan janggut)
- kesuburan dan karakter anabolik jaringan somatik (mis.Bentuk kerangka pria serta ukuran & berat otot)

Efek fisiologis dari androgen à berbeda-beda sesuaitahapan perkembangan kehidupan
* Masa janin :
- mencetuskan virilisasi saluran urogenital pria dgduktuswolffian berdiferensiasi menjadi : epididimis , vas deferens, vesikulaseminalis

* Bayi baru lahir :
- terjadi lonjakan sekresi androgen à mempengaruhi fs.Organisasional & perkembangan maskulin otak

*anak laki2 prapubertas
- terjadi pengeluaran androgen dlm jumlah minimum drtestis & korteks adrenal yg terus menerus menekan pengeluaran gonadotropinhipofisis sp pubertas

* Saat Pubertas
- gonadotrof di hipofisis anterior menjadi semakin kurangpeka thd inhibisi umpan balik androgen dlm darah.
- hilangnya kepekaan ini memungkinkan pengeluaran FSH& LH
. LH à merangsang p’btk testosteron oleh sel leydigtestis
. FSH à merangsang pematangan spermatogenia à diikuti dgvirilisasi dan fertilitas
- Efek peningkatan kadar androgen yg mendorongpertumbuhan pd pemuda pubertas à m’nybbkn lonjakan :
- pertambahan tinggi tbh
- p’tumbuhan masa tulang & otot rangka
- kulit menebal
- sekresi kelj sebasea meningkat
- karakteristik seks sekunder yg timbul al.
. P’tumbuhn laring
. Munculnya rambut pubis,ketiak,wajah & ekstremitas
. P’tumbuhn penis

DHEA  dehidroepiandrosteron dan androstenedion
* dibentuk digonad & adrenal
* di adrenal
- sumber DHEA ( & ), pd - sedikit dibtk di ovarium à sbg prazat estrogen
- DHEA-sulfat à DHEA bebas sumber sintesis testosteron
* dlm darah 90 % terikat prot pengikat (TBG – testosteronbinding prot)
* pd di ovarium androstenedion àtestosteron (sedikit)
* fs testis diatur oleh
- FSH
- LH
- prolaktin


ESTROGEN
* steroid – C18
*tdd : à estradiol, estron, estriol (btk ekskresi dlmurin)
*dibentuk di testis, ovarium, sel kelj adrenal, plasenta.
zat asal Testosteron, androstenedion
*kehamilan :
– estrogen di sintesis di plasenta ­
– kdr estriol di urin à u/ menilai k’ad hub fetoplasenta
– jika ada k’ad fetal distress à kdr estriol urin ibu ¯dg cepat
*Efek Fisiologis nya:
1. menginduksi proliferasi sel (pertumbuhan) di jaringanlabium, vagina, uterus, tuba fallopii & payudara
2. mencetuskan diferensiasi kelj payudara :
- m’­ pertumbuhan duktus
- perkembangan sel stroma
- pertambahan jaringan adiposa d’dlm payudara menimbulkankontur tubuh feminine serta ukuran & bentuk kerangka wanita
3. Mengatur transkripsi gen reseptor progestin à shgreseptor yg tersedia >> à meningkatkan respons sel sasaran thdp pelepasanprogestin selama haid.
4. di sel endometrium uterus :
• estrogen & progestin mempersiapkan &mempertahankan endometrium uterus u/ implantasi telur yg tlh dibuahi.
• menyebabkan otot uterus atau miometrium menjadi pekathdp efek kontraktil oksitosin pd saat persalinan

PROGESTERON = H luteal
* H periode siklus menstruasi
* dibentuk :
- folikel graaf
- korpus luteum
* dibentuk langsung dr pregnenolon dlm drh terikat dgprotein pengikat steroid
* btk ekskresi : pregnanediol (dlm urin, empedu)
* untuk pil KB oral à dipakai sintetik progesteron ex.noretidron