REFLEKSI SETAHUN SETELAH MERDEKA


Libur yang menyenangkan ..
tahun 1946 kan belum sibuk seperti sekarang .... Segalanya dipersiapkan matang ..kan baru merdeka .. buat gapura , tiang panjat pinang , Melabur pagar , Memasang bambu bendera ...dan persiapan games gembira anak anak yang kini sudah pada tua dan mungkin sudah ada yang almarhum sekarang .

Kini ....Agustusan ..... bendera depan rumah aja banyak yang absen dipasang dll
Yang terpenting .... kita seharusnya bisa mengisi kemerdekaan yang diusahakan diperjuangkan oleh generasi itu sampai berdarah darah .. agar Indonesia merdeka yang kita rasakan sekarang bisa kita isi dengan semangat yang sama bagaimana Indonesia bisa menjadi merdeka dari kebodohan dan kemelaratan bangsa

ini sebenarnya yang dicita citakan  soekarno dan hatta
tidak apa apa hingga kini orang orang penting dan punya kuasa itu belum bisa berfikir
namun ya jangan ....terus tidak bisa

saya kok punya intuisi indonesia ini akan menjadi lebih baik kalau ...Jokowi kita pilih jadi Presiden
karena orang ini ketika diwawancara ada pertanyaan terakhir yang jelas passion Nya  ...Apa yang seharusnya dilakukan oleh pemimpin   .....Ia menjawab lugas ........Tidak punya kepentingan , yang dikerjakan ya untuk orang banyak bukan untuk pamrih dan dirinya sendiri sehingga gendut
dan saya melihatnya Ia konsisten dengan jawaban itu ketika memimpin sebelum wawancara dan sesudahnya

maaf saya pendidik yang selalu bertugas mendidik anak anak agar berkarakter baik ... jadi saya juga nggak punya kepentingan dengan Joko Wi itu siapa ...Ia kok sepertinya baik    

Ternyata .....emang nggak bisa dipungkiri anak anak sebagai penerus bangsa ini yang selalu menggunakan logika tanpa sandiwara dan selalu  mengedepankan intuisi ...